Close Menu
Terkini.co
  • Nasional
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Peristiwa
  • Polhukam

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

What's Hot

Pertumbuhan Ekonomi Batam Sukses Lampaui Rata-rata Nasional

March 9, 2026

Digitalisasi TASPEN Bikin Pencairan THR Pensiun 2026 Lebih Cepat

March 6, 2026

Warga Lombok Sambut Baik BSPS dari DPR RI

February 27, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram
Terkini.co
Login
  • Nasional
  • DPR
  • MPR
  • DPD
  • Peristiwa
  • Polhukam
Terkini.co
Home»DPR»Ravindra Hartarto Jelaskan Potensi Kerja Sama GKSB dengan 102 Negara
DPR

Ravindra Hartarto Jelaskan Potensi Kerja Sama GKSB dengan 102 Negara

RedaksiBy RedaksiJanuary 30, 2025No Comments2 Mins Read0 Views
Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Ravindra Hartarto/Ist
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Wakil Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Ravindra Hartarto, meyakini bahwa Indonesia dapat mempelajari banyak hal melalui kerja sama bilateral dengan 102 negara dalam Grup Kerja Sama Bilateral (GKSB). Dalam kerja sama ini, lima agenda utama akan difokuskan untuk setiap grup, yang selaras dengan visi dan misi pemerintah, terutama dalam bidang pangan, energi, dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), serta upaya perdamaian hakiki untuk Palestina.


“Total ada 102 Kelompok Kerja Sama Bilateral yang akan dibentuk untuk periode 2024-2029. Dari sana, sekitar 5 agenda utama akan dirumuskan untuk menjadi prioritas dalam masing-masing grup kerjasama itu,” jelas Ravindra usai peresmian GKSB di ruang Pustakaloka, Senayan, Jakarta, Kamis (30/1/2025).


Ravindra menambahkan bahwa Indonesia bisa banyak belajar dari negara-negara mitra dalam GKSB, baik dalam bidang biosecurity melalui kerjasama dengan Australia, atau dalam pengembangan vaksin bersama Kuba. Ia juga menyoroti potensi kerjasama energi terbarukan dengan Singapura, yang land bank-nya terbatas, dan mengharuskan mereka bermitra dengan Indonesia atau Malaysia untuk mendapatkan pasokan energi.


“Kerja sama dengan Singapura dalam energi terbarukan sangat penting, mengingat mereka memerlukan sumber energi dari Indonesia atau Malaysia untuk memenuhi kebutuhan energi mereka,” tambahnya.


Untuk diketahui, GKSB merupakan wadah anggota DPR RI untuk berinteraksi langsung dengan anggota parlemen negara lain, memahami isu-isu yang berkembang di kawasan dan global. GKSB ini berada di bawah koordinasi BKSAP DPR, yang bertugas membina dan meningkatkan hubungan persahabatan serta kerjasama DPR RI dengan parlemen negara lain, baik secara bilateral maupun multilateral, termasuk dalam organisasi internasional.

DPR RI GKSB Indonesia
Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
Previous ArticleKetua DPR: Diplomasi Parlemen Harus Berdampak bagi Kesejahteraan Rakyat
Next Article Komisi XI: Edukasi Masyarakat Kunci Cegah Kejahatan Keuangan
Redaksi

Related Posts

Warga Lombok Sambut Baik BSPS dari DPR RI

February 27, 2026

Puan Berharap Tahun 2026 Memberi Kebaikan

January 13, 2026

Eddy Soeparno Ajak Anak Muda Dukung Kepemimpinan Prabowo Hadapi Krisis Iklim

September 8, 2025
Berita Terkini

Pertumbuhan Ekonomi Batam Sukses Lampaui Rata-rata Nasional

March 9, 20261 Views

Digitalisasi TASPEN Bikin Pencairan THR Pensiun 2026 Lebih Cepat

March 6, 20260 Views

Warga Lombok Sambut Baik BSPS dari DPR RI

February 27, 20260 Views

Puan Berharap Tahun 2026 Memberi Kebaikan

January 13, 20261 Views

Mitra Gojek Dapat Kemudahan Lewat Platform Bursa Kerja GoTo

December 18, 20250 Views
© 2026 Terkini.co
  • Redaksi
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Sign In or Register

Welcome Back!

Login to your account below.

Lost password?